Berapa Harga Bibit Tabebuya Tinggi 2 Meter?

Dinas Kehutanan DKI Jakarta akan menanam pohon Tabebuya di tiga wilayah berbeda warna. Ada warna pink di Jakarta pusat, ungu di selatan Jakarta dan kuning di utara Jakarta.

Nama Tabebuya telah terkenal sejak ditanam di Surabaya. Banyak orang berpikir bahwa pohon ini mirip dengan sakura dan mengira itu berasal dari luar negeri.

Berapa Harga Bibit Tabebuya Tinggi 2 Meter?

Namun, sebagaimana Destario Metusala, seorang ahli taksonomi dari Institut Ilmu Pengetahuan Indonesia, mengungkapkan dalam artikel Kompas.com tanggal 2 Desember 2018; Tabebuya bukan dari Jepang, tetapi dari Amerika tropis.

Tabebuya sebenarnya adalah nama genusnya, yaitu Tabebuia spp., Yang termasuk keluarga Bignoniaceae. Menurut database Kew-English Herbarium, genus ini terdiri dari sekitar 76 spesies, beberapa dalam bentuk pohon dan beberapa dalam bentuk semak besar. Jual Pohon Tabebuya

Dari 76 spesies, Destario mengatakan tiga yang paling umum digunakan sebagai tanaman hias adalah T. aurea (kuning), T. rosea (pink ke magenta) dan T. pallida (putih ke putih dengan kilau merah muda).

Handroanthus Serupa Banyak orang awam yang menganggap tabebuia dan handroanthus sama. Misalnya, ketika Tabebuya mekar di Surabaya tahun lalu, banyak yang mengira itu adalah Tabebuia chrysotricha, yang secara ilmiah telah berganti nama menjadi Handroanthus chrysotricha.

Bahkan untuk ungu ada jenis Handroanthus impetiginosus, yang pernah disebut Tabebuia impetiginosa atau Ungu-Tabebuia.

Jika Anda menghubungi Kompas.com lagi pada Kamis (22.08.2019); Destario juga menjelaskan bahwa kedua genera itu memang memiliki banyak kesamaan karena mereka adalah kerabat dekat secara genetis dan masih milik keluarga yang sama.

Keduanya datang dari Amerika Tengah ke Amerika Selatan, seperti lingkungan panas dengan sinar matahari penuh, tahan suhu tinggi, toleransi kekeringan dan sangat mudah beradaptasi di dataran rendah.

Tumbuhan ini memiliki bunga yang mirip dengan kolibri. Bunga tabebuia dan handroanthus keduanya berbentuk terompet dan buahnya adalah kapsul memanjang yang berisi biji dengan membran bersayap.

Cukup sulit untuk membedakan antara kedua tipe tersebut. Namun, perbedaannya bisa dilihat pada karakter rinci daun dan bunga, katanya.

Daun genus Handroanthus memiliki trikoma dalam bentuk rambut halus, setidaknya sepanjang tulang daun, untuk menutup permukaan daun dengan erat. Selain itu, kelopak genus Handroanthus juga memiliki trikoma dalam bentuk rambut halus di permukaannya.

Pada spesies tertentu seperti H. chrysotrichum, rambut halus ini menutup permukaan kelopak. Dalam genus Tabebuia, bagian bawah daun memiliki trikoma yang dibentuk pada skala mikroskopis dan lebih jelas terlihat di bawah mikroskop.

Terlihat dengan mata telanjang, sisik-sisik halus ini berbentuk seperti bintik-bintik kecoklatan halus yang biasanya tidak merata, terutama di bagian bawah ujung daun. Kelopaknya juga memiliki trikoma mikroskopis, membuatnya tampak seperti permukaan halus tanpa rambut dengan mata telanjang.

Selain DKI Jakarta, ternyata ada juga banyak pohon Tabebuya di kota Lamongan di Jawa Timur, dengan peringkat berikut …

Di musim semi ada banyak pohon yang bunganya mekar, seperti Tulip di Belanda dan Sakura di Jepang. Tetapi tidak banyak orang tahu bahwa ada pohon tabebuya yang penuh dengan bunga kuning, putih dan merah muda di jalan kota Lamongan.

Banyak orang menganggap panorama dan keindahan sebagai mata air di negeri Sakura.

Tabebuya sangat mirip dengan bunga sakura dan terlihat indah ketika Anda menghias jalan-jalan Kota Lamongan. “Kami menanam Tabebuya tiga tahun lalu, dan alhamdulillah, sekarang hasilnya mulai mekar dan kami bisa menikmati keindahannya,” kata Wahyudi, kepala Kantor Lingkungan Lamongan, Jumat (22 November 2019).

Menurutnya, Tabebuya dipilih dan sengaja diimpor langsung dari Brasil. Untuk menambah area hijau dan keindahan warna saat berbunga. Jenis tanaman pelindung, menurut Wahyudi, telah dikembangkan sejak 2017 dan telah terbukti cocok untuk kondisi cuaca di Lamongan.

“Awalnya kami harus berurusan dengan karantina tanaman sebelum kami menanamnya,” katanya.

Wahyudi mengatakan kelebihan tanaman ini adalah tidak membutuhkan banyak air dan akarnya tidak merusak jalur pejalan kaki.

Perawatan pohon dipilih untuk menggantikan tanaman lain yang sudah tua dan biasanya dilakukan seperti tanaman lain. “Tanaman tabebuya adalah sejenis tanaman yang tingginya wajar dan mudah dirawat,” kata Wahyudi.

Jika mekar seperti sekarang, ada beberapa tempat di mana Tabebuya bertujuan untuk digunakan sebagai lokasi foto, terutama di sore hari. Selain itu, Tabebuya, yang terletak di tempat yang ramai, selalu menjadi sasaran rasa ingin tahu.

“Jatuhnya bunga Tabebuya ternyata Lamongan juga bisa berbunga,” aku Rahma, warga Jalan Merpati Lamongan.

Rahma mengaku selalu penasaran dengan tabebuya, yang terlihat seperti bunga sakura. Rahma mengakui bahwa mekarnya bunga Tabebuya membuat suasana Lamongan semakin indah dan indah. “Sayang, bunga-bunga layu dengan mudah,” katanya.

Daerah yang ditanam oleh kota Lamongan dari Tabebuya ada di beberapa tempat, misalnya di sepanjang Jalan veteran dan pada poros nasional antara desa Deket dan desa Rejosari di distrik Deket, di depan kantor bupati Lamongan di Jalan KH Ahmad Dahlan dan Jalan Basuki Rahmat, Jalan Lamongrejo.

Secara Spesifik Tanaman ini adalah tanaman hias yang terkenal tidak hanya di iklim tropis, tetapi juga di iklim subtropis. Tanaman tabebuya juga tidak membutuhkan banyak perawatan, tetapi memotong batang tanaman yang mati. Invasi hama dan penyakit tidak sering menyerang tanaman Tabebuya ini.

Karakteristik utama dari tanaman tabebuya ini adalah:

Kayu

bercak abu-abu terang, relatif lembut, keputihan bujursangkar dan ikatan pengering gratis tanpa masalah dan sering digunakan dalam kondisi hijau atau basah untuk pekerjaan bubur dan cangkang berukir.

Bunga

Bunga-bunga tanaman ini sangat dominan bermotif pink, merah dan kuning. Namun, ada juga yang memiliki warna ungu tua dengan diameter rata-rata

Bunganya bertahan hampir 4 sentimeter dan sedikit rata di bagian bawah, daunnya cukup lebar dengan panjang hampir 3 sentimeter.

Waktu yang tepat untuk mulai menanam tanaman Tabebuya di antara musim semi untuk menyebabkan suhu yang saling terkait antara musim gugur dan musim gugur antara 22 dan 24 derajat Celcius.

Di kota-kota besar, misalnya di Surabaya dan Malang, Tabebuya ditanam di taman gang. Banyak yang menyebutnya sakura Indonesia karena tabebuia (terutama merah muda) mirip bunga sakura.

Jika Anda tertarik dengan keindahannya, mari tanam dan rawat bunga tabebuia Anda sendiri di taman Anda. Terlepas dari pola bunga Tabebuia mana yang ditanam, metode penanamannya sangat sederhana. Kali ini kami merangkumnya dari berbagai sumber dan literatur. 

Ini pengoprasian nya:

1. Menabur benih

Membuat biji, dapat berasal dari biji, atau membeli tanaman yang masih kecil di pabrik komersial. Jika benih berasal dari pedagang tanaman, lewati langkah pertama ini. 

Langsung ke langkah 2.

Biji dapat diperoleh dari tanaman tua. Ambil saja biji yang sudah kering dan jatuh dari pohon. Biji umumnya dibungkus dengan biji polong.

Keringkan benih yang masih terbungkus mantel biji setidaknya selama seminggu dalam angin kering.

Pengeringan ini akan membuat benih nantinya bisa berkecambah saat disemai. Karena ketika biji kering, proses penyerapan (masuknya air ke dalam biji) berlangsung dengan kecepatan kilat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *