Perbandingan SS2 TNI Buatan Pindad Dengan Senjata AS & Rusia

Perbandingan SS2 TNI Buatan Pindad Dengan Senjata AS & Rusia

Senapan serbu SS2 buatan asli dari Pindad merupakan versi terbaru dari senapan serbu Pindad SS1. Senapan ini hanya digunakan sebagai senapan standar TNI dan Polri. Sebelum itu  TNI telah menggunakan Steyr AUG, M16 dan AK-47 sebagai senapan organik.

Kelebihan SS2 jika dibandingan dengan versi sebelumnya cukup banyak, yaitu mempunyai tampilan desain yang ergonomis, sangat tahan terhadap kelembaban tinggi dan jauh lebih ringan. “90% hampir semua TNI menggunakan senjata ringan dari Pindad, ini andalan semua, amunisi pun demikian,” Ucap Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya.

Senapan tersebut telah tersedia dalam 3 versi dasar, yaitu standar rifle SS2-V1, carbine SS2-V2, dan juga para sniper SS2-V4.  Tetapi pada tahun 2008 lalu sudah mulai diperkenalkan yang terbaru subcompact versi SS2-V5.

Senapan SS2 bisa dibilang sangat mumpuni untuk digunakan. Sebelumnya ketika SS1, kebanyakan prajurit seringkali mengeluh senapan selalu macet dan bahkan laras senapan yang kelewat panas. Semua masalah tersebut sudah diperbaiki pada SS2.

Berat senapan ini adalah 3,2 kg dan memiliki panjang 930 mm dengan panjang laras senapan 460 mm. Senapan ini menggunakan peluru berkaliber 5,56 x 45 mm standar NATO, rata-rat untuk tembakan peluru adalah 700 butir per menit.

Kecepatan peluru yang telah ditembakan adalah 710 m per detik, dengan jarak efektif tembakan kurang lebih 450 m. Menggunakan alat bidikan besi, untuk amunisi yang digunakan SS2 adala Magazen box dengan isi 30 bulir.

Berikut ini adalah perbandingannya dengan senapan-senapan lainnya dari negara lain:

  1. M4 Carbine

M4 Carbine adalah senapan buatan asli dari Amerika yang sudah digunakan oleh hampir negar di seluruh belahan dunia. Senapan ini pertama kali diproduki pada tahun 1994 yang lalu. Senapan ini sudah sering digunakan dalam berbagai perang besar seperti perang irak, perang di Afganistan, perang di Libanon, ahkan hingga perang obat-obatan di Mexico.

Senapan ini memiliki panjang 840 mm dengan panjang laras senapan 756 mm. M4 Carbine mempunyai berat 2,88 kg. Senapan ini mengggunakan peluru berkaliber 5,56 45 mm standar NATO. Senapan laras panjang ini mampu untuk digunakan dalam menembakkan peluru hingga sebanyak 700 sampai 950 butri per menit dengan kecepatan peluru yang mencapai 880 m per detik.

Jarak paling efektif yang tembakan dari senapan M4 Carbine ini sejauh 500 sampai 600 m. Untuk amunisi yang digunakan juga sama seperti SS2 milik Indonesia, yakni Magazen box STANAG isi 30 butir.

  • Famas

Senapan famas buatan negara Perancis ini termasuk jenis senapan serbu yang pertama kali diproduksi pada tahun 1981. Saat ini senapan Famas sudah banyak digunakan oleh berbagai negara lain di dunia seperti Argentina, Perancis dan secara terbatas di negara Filipina.

Famas juga telah teruji dengan baik dalam medan tempur. Senapan ini sudah pernah digunakan ketika perang Afganistan, perang Libanon yang terjadi pada tahun 1982 lalu dan beberapa perang lainnya.

Senapan famas mempunyai panjang 965 mm dengan panjang laras senapan yang sangat bervariasi. Untuk tipe F1/G2 panjangnya adalah 488 mm, G2 SMG 320 mm, G2 Commando 405 m, dan G2 Sniper 620 mm.

Peluru kaliber yang dipakai sama dengan M4 Carbine dan SS2, tetapi untuk jumlah peluru yang digunakan tentu berbeda, yaitu 900 sampai 1000 butir per menit untuk jenis F1, dan 1000 sampai 1100 butir per menit untuk jenis G2.

Jarak efektif untuk tembakan juga berbeda, dimana 300 m untuk jenis F1 dan untuk jenis G2 adalah 450 m dengan jarak maksimum tembakan yaitu 3200.  Untuk jenis senapan famas G2 telah menggunakan amunisi Magazen box STANAG isi 30 butir, sementara untuk jenis F1 menggunakan Magazen box isi 25 butir.

  • SAR 21

Singapore Assault Refle 21 (SAR 21) adalah jenis senapan laras panjang yang telah diproduksi oleh Singapura. Senapan yang dibuat oleh Tuck Wah Cee dan Felix Tsai ini pertama kali dibuat pada tahun 1966 dan mulai digunakan sekitar tahun 1999 lalu oleh beberapa negara.

SAR 21 ini juga mempunyai banyak jenis, beberapa diantaranya adalah SAR 21, SAR 21 GL/M203, SAR 21 P-Rail, SAR 21 MMS, dan juga SAR 21 Light Weight Carbine. Setiap jenisnya tentu memiliki berat yang tidak sama, yaitu sekitar 3 sampai dengan 5,3 kg. Begitu pula dengan panjangnya yang mencapai 640 mm hingga 805 mm.

Peluru kaliber yang digunakan sama dengan senapan SS2, rata-rata peluru yang ditembakkan oleh senapan SAR 21 mencapai 450 sampai 650 butir per menit dengan jarak efektif tembakan mencapai sekitar 800 m untuk jenis SS109 dan 460 untuk jenis M193. Untuk amunisi yang digunakan oleh SAR 21 ini juga sama seperti yang digunakan SS2.

  • AK-104

Senapan ini diperoduksi di negara Rusia pada tahun 1994 yang lalu, senapan dengan laras panjang ini dibuat oleh Mikhail Kalashnikov. Tetapi untuk AK-104 dengan versi baru mulai digunakan pada tahun 2001 yang lalu dan hanya digunakan oleh Venezia dan Rusia saja.

selengkapnya di https://www.gsasportindonesia.co.id/product/senapan-angin-gejluk-marauder-black-army-magazine/

Senapan ini memiliki berat 3,2 kg dengan panjang 824 mm, peluru yang digunakan berkalier 7,62 x 39 mm. Dan peluru yang ditembakkan rata-rata memiliki jumlah 600 butir per menit dengan kecepatan 670 m per detik. Jarak efektif tembakan adalah sekitar 500 m dan senapan ini menggunakan amunisi magazen isi 30 butir.

Senapan ini mempunyai bentuk yang tidak jauh berbeda dengan senapan AK-74 M, AK-101, dan juga AK-103. Sama seperti versi Avtomat Kalahnikov yang lainnya, senapan yang satu ini pun juga dikenal bandel.

Demikian sedikit informasi mengenai perbandingan SS2 TNI buatan Pindad dengan senjata AS yang dapat kami sampaikan pada pembahasan kali ini. Semoga apa yang telah kami sampaikan ini bisa bermanfaat bagi Anda atau setidaknya dapat menambah sedikit wawasan Anda mengenai senapan. Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *