Upaya Desa mengembangkan usaha warga – Tahu Takwa Khas Desa Mlati

Kecamatan Mojo memang terkenal dengan usaha warganya dibidang produksi tahu. Salah satunya di Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri ini. Usaha tahu takwanya sudah mampu dipasarkan keluar Kabupaten Kediri. Tahu takwa di Desa Mlati ini adalah milik Bahrudin, 45, yang ia dirikan sejak 2015 lalu.

“Sebenernya sudah lama sih usaha tahunya, hanya kalo punya pabrik sendiri memang baru 2015,” terang suami dari Sriwulan ini. Ia juga menjelaskan yang membuat beda tahu takwanya engan tahu takwa yang lain adalah pada struktur dan warna tahunya. “Coba mbak lihat bagian dalam tahu takwanya tetap berwarna kuningkan?,” Tanya Bahrudin pada tim Jawa Pos Radar Kediri saat ditemui. Ia juga menjelaskan bila tahu takwa yang lain cenderung hanya kuning diluar dan berwarna putih didialam.

Punya Ikan Koi? Simak nih Kesalahan dalam Memberi Makan Koi

Bahrudin mengawali usaha produksi tahu takwanya dari niatnya untuk belajar. “Jadi kalo saya punya kedelai, saya gilingkan dan diproses lewat pabrik lain,” ujar pembicara pelatihan pembuatan tahu takwa ini. Ia mengaku dari hasil belajarnya ia harus mampu mendirikan sendiri serta mengajarkan ilmunya pada orang lain.

Tahu yang diberi label DTT ini memperkerjakan 2 orang yang merupakan warga desa Mlati. “Sebenarnya masih ada beberapa lagi, hanya bagiannya berbeda. Kalo untuk pabrik memang 2,” terang ayah 3 anak ini. Pemasaran produk tahu takwa asli Desa Mlati ini sudah sampai Blitar, Tuban,hingga Jombang. “Yang membuatnya dikenal sampai luar Kediri karena pernah mengikuti event-event tentang tahu,” terang Bahrudin. Ia juga menjelaskan bila usaha tahu takwanya ini memiliki sertifikat. Ia juga mengaku bila tantanga dalam produksi tahu takwa adalah persaingannya, sehingga ia memutuskan untuk inovasi tahu takwanya.

Hal serupa juga diungkap oleh Musa selaku kepala desa, bila tahu takwa asli produk warganya ini mampu memenmbusn pasar diluar Kediri. “Sampyan tau, pak Bahrudin itu menjadi pembicara untuk pelatihan pembuatan tahu takwa,” terang Musa. Ia juga megaku bangga bila tahu takwa desanya ini mampu diikutsertakan dalam pameran di        Jakarta. “Semoga tahu takwanya bisa membawa nama desa Mlati kemana-mana,” pungkasnya.(c2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *